BUKU
FILSAFAT
PENDIDIKAN ISLAM
(Pengantar,
Aliran Pendidikan
Islam
dan Pemikiran Tokoh Filosof Muslim)
Aris
Try Andreas Putra
© 2015
Aris Try Andreas Putra
Email:aristryandreasputra@ymail.com
PenerbitDiandra Creative, Yogyakarta, 2015
(ISBN. 978 602336 036 9)
(Dari Worldview
Menuju Teori dan Praktek Pendidikan Islam)
Pebuah peradaban dibangun setidaknya
oleh empat pilar utama yakni, agama, filsafat, ilmu pengetahuan dan humaniora. Lahirnya sebuah teori, konsep dan ilmu
pengetahuan, diawali oleh world view individu atau masyarakat
selanjutnya menghasilkan teori, konsep atau ilmu pengetahuan.Worldviewindividu
itu dipengaruhi oleh berbagai faktor.Faktor-faktor tersebut adalah faktor
pendidikan, kondisi sosial budaya, ekonomi, agama, dan lain-lain.Selanjutnya kondisi
pendidikan, sosial budaya dan filsafat yang berkembang, juga dipengaruhi oleh world
view masyarakat tersebut.Keduanya antara world view dan lahirnya
filsafat, budaya dan pengetahuan laksana sebuah lingkaran yang terus bergumul
dan berinteraksi. Ragam pemikiran akan menyajikan informasi yang berbeda
tentang fenomena yang sama.
Worldview (pandangan hidup/pandangan alam)
adalah pemahaman seorang terhadap konsep-konsep pokok tertentu. Pemahaman
setiap manusia akan mempengaruhi perilakunya. Cara pandang, sikap, dan perilaku
seorang manusia ditentukan, bagaimana ia memahami suatu objek yang diinderanya.
Antar ilmuwan satu dengan lainnya, yang memiliki pandangan hidup bebeda akan menghasilkan kesimpulan berbeda tentang
alam itu. Pandangan hidup yang memiliki dimensi kepercayaan pada Tuhan,
contohnya, tentu akan menerima pengetahuan non-empiris.
Sebaliknya pandangan hidup yang mengingkari eksistensi Tuhan akan meniadakan
pengetahuan non-empiris dan
pengetahuan spiritual lainnya. Demikian pula pandangan hidup Atheis akan
menganggap sumber pengetahuan moralitasnya hanyalah sebatas subyektifitas
manusia dan bukan dari Tuhan.[1]
Oleh karena itu, kedua worldview
(paradigma) ini akan menghasilkan wilayah kajian yang berbeda baik dari wilayah
ontology keilmuan, epistemology keilmuan maupun axiologinya. Tulisan ini akan
menjelaskan perbedaan worldview
pengaruhnya terhadap wilayah kajian ontology, epistemology dan aksiologi.
Lahirnya budaya
filsafat dan berpikir kritis memicu lahirnya ilmu pengetahuan dan
teknologi.Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sesuai dengan aliran
pikir masing-masing yang disebabkan oleh kondisi-kondisi yang mengitarinya
itu.Dalam konteks pendidikan Islam, Filsafat pendidikan Islam menjadi satu studi
dalam meretas problem-problem filosofis, teoretik dan praktek penyelenggaraan
pendidikan Islam.Filsafat pendidikan Islam juga merupakan sebuah disiplin Ilmu
yang coba menjembatani dalam perumusan konsep pendidikan Islam yang Ideal.
Buku sederhana ini akan menyajikan dasar-dasar
filsafat pendidikan Islam, Hakekat dan Tujuan Pendidikan Islam, hakekat
pendidik dan peserta didik, Ontologi Pendidikan Islam (Hakekat Pencipta,
Manusia dan Alam/Lingkungan Pendididikan Islam), Falsafah Hadhariyah dalam
Pendidikan Islam, Landasan Filosofis-Epistemologi Pendidikan Islam dalam
ayat-ayat Al Qur’an, Aliran-aliran pendidikan Islam, pemikiran tokoh filosof
muslim Ibnu Sina, Al Ghazali, Ibnu Khaldun dan Ismail Razi Al Faruqi, dan
Fazlur Rahman serta implikasinya pada pendidikan Islam.
Buku ini lahir
sebagai resopon penulis atas tidak begitu menjamurnya penulisan-penulisan yang
beraroma filsafat pendidikan Islam dan Aliran-aliran Pendidikan Islam jika
dibandingkan disiplin ilmu lainnya, sehingga kausa tersebut menyebabkan
keterbatasan referensi yang diperlukan mahasiswa khususnya ketika penulis
mengajar. Berdasarkan latar tersebut, atas motivasi diri, Keluarga, karib
kerabat, Dosen-Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Guru Besar yang
memberikan penguatan Intelektual dan pengalaman pada penulis tentang Filsafat
Pendidikan Islam dan Corak Pemikiran Ilmuwan Studi Keagamaan penulis berani
mengangkat pena dan mencoretkannya dalam bentuk karya sederhana dihadapan
penulis ini.
Terbitnya buku
pengantar filsafat pendidikan Islam ini bukan seperti cerita rakyat atau
dongeng yang turun dari kayangan, ditemukan dalam gua, lembah atau gunung dan
lahir tanpa sebab.Buku ini hadir dihadapan pembaca membutuhkan waktu dan energi
yang cukup lama dan menguras.Buku ini terbit setelah penulis berburu ilmu-ilmu
keislaman bersama guru besar di Yogyakarta baik dalam setting kelas
maupun kegiatan-kegiatan seminar. Selanjutnya penulis juga berburu referensi di perpustakaan dan kedai-kedai
buku, dan sesekali penulis bercanda dengan buku-buku itu.
Daftar
Isi
Kata
Pengantar
Bab1 Mengenal Filsafat
A.
Konsep Filsafat -- 1
B.
Objek Kajianl Filsafat-- 7
C.
Ciri-ciri Berpikir Filsafat --9
D.
Teori-Teori Kebenaran dalam Filsafat-- 13
Bab2 Mengenal Filsafat Pendidikan Islam
A.
Konsep Pendidikan Islam -- 23
B.
Pengertian Filsafat Pendidikan Islam-- 26
C.
Dasar Filsafat Pendidikan Islam --30
D.
Ruang Lingkup Filsafat Pendidikan Islam --36
E.
Fungsi Filsafat Pendidikan Islam –-39
F.
Metode dan cara
berfikir Filsafat dalam Konsep Emanasi --40
Bab3
Ontologis Pendidikan Islam (Pencipta, Manusia, dan Alam/ Lingkungan)
A.
Tuhan dalam Prespektif Pendidikan Islam --51
B.
Hakekat Manusia --60
C.
Manusia dan Potensinya --69
D.
Manusia dan Pendidikan Islam -- 75
E.
Alam dan Lingkungan dalam Konsep Pendidikan
Islam –-78
F.
Lingkungan Keluarga-- 80
G.
Dasar Pendidikan Islam dalam Lingkungan Keluarga-–87
H.
Tujuan pendidikan Islam dalam Lingkungan
Keluarga --89
I.
Pendidikan
dalamLingkungan Keluarga dalam Prespektif Islam --91
Bab4 Landasan Filosofis-Epistemologis
Pendidikan Islam
A.
Landasan Epistemologis Pendidikan -– 101
B.
Epistemologi
Pendidikan Islam –-104
C.
Landasan Epistemologis Pendidikan Islam
-– 108
D.
Konsep Pendidikan Islam
Berdasarkan Al Qur’an Surat Al
Mujadalah: 11 -– 119
E.
Tujuan Pendidikan Islam Berdasarkan Landasan Epistemologi
Surat Al Mujadalah Ayat 11 –-122
F.
Kedudukan
Pendidikan dalam Islam –-126
G.
Implikasi orientasi Kependidikan
berdasarkan Surat Al Mujadalah Ayat 11 –-130
Bab5 Falsafah Hadhariah dalam Pendidikan
Islam
A.
Tinjauan Falsafah Hadhariyah dalam Pendidikan
Islam –-134
B.
Pengertian Falsafah Hadhariyah--137
C.
Karakteristik Falsafah Hadariyah -– 142
D.
Konsep Pendidikan Islam Berdasarkan Falsafah
Hadhariyah --147
E.
Dampak Positif Kependidikan berdasarkan Falsafah
Hadhariyah –-148
F.
Implikasi Kurikulum Integratif-Interkonektif
berdasarkan Falsafah Hadhariyah –-152
G.
Inti Sari Falsafah Hadhariyah
--155
Bab6 Hakekat Pendidikan
Islam
A.
Konsep Pendidikan Islam --158
B.
Tujuan Pendidikan Islam–-160
C.
Fungsi Pendidikan Islam dalam Pembentukan
Karakter (Moral, Akhlak) --164
D.
Pendidik dalam Prespektif Islam-- 170
E.
Peserta Didik dalam Prespektif Islam-- 172
Bab7 Aliran-aliran Filsafat Pendidikan Islam
A.
Aliran Konservatif (Al Muhafidz) --177
B.
Aliran Religius-Rasional (Al Diniy Al Aqlany)
-- 182
C.
Aliran Pragmatis (Al Zara’iy) --185
Bab
8 Pemikiran Tokoh Muslim Klasik dalam Pendidikan Islam dan Relevansinya dengan
Pendidikan Saat Ini
A.
Pemikiran Ibnu Sina Tentang Pendidikan Islam --
189
B.
Pemikiran Al Ghazali Tentang Pendidikan Islam--
205
C.
Pemikiran Ibnu Khaldun Tentang Pendidikan
Islam-- 217
Bab
9 Pemikiran Tokoh –Tokoh Abad Moderndalam Pendidikan Islam dan Relevansinya
dengan Pendidikan Saat Ini
A.
Pemikiran Ismail Razi Al Faruqy --229
B.
Pemikiran Fazlur Rahman --255
Bibliografi--
263
Tentang
Penulis --277
[1] Thomas F Wall, Thinking About Philosophical Problem,
United States: Wadsworth, Thomson Learning h. 126-127

bagaimana untuk mendapatkan buku ini?
BalasHapus